Bimbel TNI

Bimbel

df

Praja Edukasi merupakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Calon Pendaftar Tentara Nasional Indonesia atau juga disebut dengan Bimbel TNI.

z

Berbeda dengan bimbel pada umumnya, Bimbel Tni hanya fokus pada materi yang diujikan saat siswa mendaftar Tni.

Materi bimbel yang dipelajari adalah materi Tes Akademik, Tes Psikologi/Psikotes dan Kesamaptaan/Latihan Fisik.

Mayoritas peserta bimbel adalah siswa SMA/sederajat dan yang baru lulus sekolah. Sehingga jadwal belajar bisa disesuaikan dengan kebutuhan siswa per kelas.  

Biimbel Akmil, Bintara, Tamtama

Bimbel TNI – Praja Edukasi

Materi yang dipelajari oleh siswa disesuaikan dengan jenis tes yang akan mereka hadapi seperti AKMIL, Bintara dan Tamtama baik AD, AU maupun AL. 

Billy & Ernando

Untuk pembelajaran Akademik dan Psikologi dilaksanakan selama satu setengah jam untuk satu kali pertemuan. Sementara Kesamaptaan dilaksanakan satu sampai dua jam.

Osmar

Itulah kenapa kami tidak menyediakan asrama karena pilihan jadwal belajar yang bisa disesuaikan dengan kesepakatan siswa per kelas.

Pendidikan Akademik dan Psikologi dilaksanakan di kelas di kantor cabang Praja Edukasi, sementara pendidikan Jasmani/kesamaptaan dilaksanakan di lapangan dan dilatih langsung oleh Anggota Tni.

juliansha

Pendidikan Akademik dan Psikologi dilaksanakan di kelas di kantor cabang Praja Edukasi, sementara pendidikan Jasmani/kesamaptaan dilaksanakan di lapangan dan dilatih langsung oleh Anggota dan profesional.

Untuk melihat Program Bimbel, silahkan sentuh atau klik Pilihan Kota Cabang di bawah ini:

Praja Edukasi Aceh

Praja Edukasi Medan

Praja Edukasi Pekanbaru

Praja Edukasi Padang

Praja Edukasi Jambi

cabang pilih bengkulu

Praja Edukasi Palembang

Praja Edukasi Lampung

cabang pilih bekasi

daftar kelas online praja edukasi

Bagi yang tinggal di luar daerah cabang yang sudah ada, bisa mengikuti kelas online dengan klik atau sentuh tulisan di atas.

Bimbel Sekolah Kedinasan

Bimbel

kedinasan

z

Praja Edukasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Calon Pendaftar/ Bimbel Sekolah Kedinasan Seperti IPDN, STAN, STIS, STTD, POLTEKIM, POLTEKIP, STMKG, STSN, STIN, STP dan Sekolah Ikatan Dinas lainnya.

Bimbel ini pada umumnya sama dengan bimbel lainnya, yang membedakan hanyalah materi yang dipelajari dimana pada bimbel ini materi pembelajaranya lebih fokus pada tes yang akan dihadapi oleh calon pendaftar seperti Tes Akademik, Tes Psikologi/psikotes dan Kesamaptaan.

Zahrul Rizki

Praja Edukasi dikenal dengan keunggulan pada 3 jenis tes yang akan dihadapi oleh calon pendaftar bukan hanya akademik tetapi juga unggul dalam bimbingan tes psikologi/psikotes dan kebugaran/kesamaptaan.

M. Zaki Ramadhan

Pendidikan Akademik, Psikologi dan Kesamaptaan disesuaikan dengan kebutuhan atau disesuaikan dengan materi tes sekolah kedinasan apa yang diminati oleh calon pendaftar.

Azzahrul Jannah

Jika kamu serius ingin lulus tes sekolah kedinasan impianmu, Praja Edukasi merupakan pilihan bimbel terbaik untuk mempersiapkan diri dan mentalmu untuk menghadapi tes masuk sekolah kedinasan.

Taufik Qurrohman

Pembelajaran Akademik dan Psikologi dilaksanakan di kelas di kantor cabang Praja Edukasi selama satu setengah jam untuk satu kali pertemuan sementara kesamaptaan/kebugaran dilaksanakan di lapangan selama satu sampai dua jam untuk satu kali pertemuan.

habiburrahman

Materi bimbel Akademik dan Psikotes diajarakan langsung oleh pengajar profesional dan berpengalaman, sementara untuk kesamaptaan/kebugaran dilatih oleh anggota Tni.

Ahmaddika

Pendidikan Akademik dan Psikologi dilaksanakan di kelas di kantor cabang Praja Edukasi, sementara pendidikan Jasmani/kesamaptaan dilaksanakan di lapangan dan dilatih langsung oleh Anggota dan profesional.

Untuk melihat Program Bimbel, silahkan sentuh atau klik Pilihan Kota Cabang di bawah ini:

Praja Edukasi Aceh

Praja Edukasi Medan

Praja Edukasi Pekanbaru

Praja Edukasi Padang

Praja Edukasi Jambi

cabang pilih bengkulu

Praja Edukasi Palembang

Praja Edukasi Lampung

cabang pilih bekasi

daftar kelas online praja edukasi

Bagi yang tinggal di luar daerah cabang yang sudah ada, bisa mengikuti kelas online dengan klik atau sentuh tulisan di atas.

Kelas Intensive setelah UN

Program

Kelas Intensive setelah UN dibuka terbatas. Mulai belajar setelah UN sampai penerimaan Tni/Polri. Lama belajar satu bulan.

Penerimaan hanya 6 kelas. Kuota biasanya cepat penuh karena program intensive ini paling diminati oleh peserta dari luar kota yang masih kelas 3 SMA/sederajat. Karena mereka masih sekolah dan tidak bisa bimbel berhubung jauh,  mereka memilih kelas yang dimulai setelah UN.

Untuk booking Program Intensive, peserta mengisi formulir di kantor Praja Edukasi terdekat dan hanya membayar uang pendaftaran Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah). Uang pendidikan dibayarkan sebelum belajar atau setelah UN.

Dapatkan biaya promo yakni Rp 1.950.000 (satu juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) untuk 2 kelas pertama.

Kelas selanjutnya membayar dengan biaya Normal Rp 3.250.000 (tiga juta dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Untuk melihat Program Bimbel, silahkan sentuh atau klik Pilihan Kota Cabang di bawah ini:

Pendaftaran Bimbel Polisi Aceh

Pendaftaran bimbel polisi medan

Pendaftaran bimbel polisi pekanbaru

Pendaftran bimbel polisi padang

Pendaftaran bimbel polisi Jambi

Pendaftaran Bimbel polisi Bengkulu

pendaftaran bimbel polisi palembang

Pendaftaran bimbel polisi lampung

cabang pilih bekasi

daftar kelas online praja edukasi

Bagi yang tinggal di luar daerah cabang yang sudah ada, bisa mengikuti kelas online dengan klik atau sentuh tulisan di atas.

Informasi Penerimaan Poltekim

Senin 8 Juni 2020, beberapa sekolah kedinasan mulai membuka pendaftaran untuk calon mahasiswa baru tahun ajaran 2020. Salah satu Sekolah Kedinasan yang mulai membuka pendaftaran adalah Sekolah Kedinasan yang berada dibawah lingkungan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yaitu Politeknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim).

Pembukaan pendaftaran berdasarkan surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor B/304/M.SM.01.00/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Kebutuhan CPNS dari Siswa/Siswi POLTEKIP/ POLTEKIM Tahun Anggaran 2020.

Ini merupakan kabar baik sekagilus kesempatan bagi putra putri terbaik bangsa yang memiliki cita-cita untuk mengabdi menjadi PNS dibidang Lembaga Permasyarakatan dan Keimigrasian.

Dilansir dari situs resmi Kemenkumham, untuk tahun 2020 ada 4 kriteria formasi yang dibuka, yaitu:

  1. Formasi Umum merupakan pelamar lulusan SLTA-Sederajat yang memenuhi kualifikasi persyaratan sebagaimana dalam pengumuman ini.
  2. Formasi Putra/Putri Papua/Papua Barat merupakan pelamar lulusan SLTA-Sederajat keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (salah satu atau kedua orang tua) asli Papua/Papua Barat, dibuktikan dengan KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku.
  3. Formasi Pegawai merupakan pelamar yang telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM dan memenuhi kualifikasi persyaratan sebagaimana dalam pengumuman ini.
  4. Formasi Pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat merupakan pelamar keturunan asli putra/putri Papua/Papua Barat yang telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM dan memenuhi kualifikasi persyaratan sebagaimana dalam pengumuman ini.

Berdasarkan Surat Pengumuman dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor SEK-KP.02.04-438, berikut adalah persyaratan lengkap untuk mendaftar Poltekip dan Poltekim:

  1. Merupakan Warga Negara Republik Indonesia
  2. Pria/Wanita
  3. Pendidikan SLTA sederajat
  4. Usia dengan ketentuan sebagai berikut :
  5. Formasi Umum dan Formasi Putra/Putri Papua/Papua Barat: usia pelamar pada tanggal 1 Juni 2020 serendah-rendahnya 17 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun 0 bulan 0 hari (dibuktikan dengan Akta Kelahiran/surat keterangan lahir)
  6. Formasi Pegawai dan Formasi Pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat: usia pelamar pada tanggal 1 Juni 2020 tidak lebih dari 25 tahun 0 bulan 0 hari (dibuktikan dengan Akta Kelahiran/surat keterangan lahir)
  7. Tinggi Badan Pria minimal 165 cm, Wanita minimal 158 cm, berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli
  8. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai kacamata dan/atau softlens, tidak tuli, dan tidak buta warna
  9. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat dengan disertakan surat keterangan dari ketua adat
  10. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 pasang (telinga kiri dan kanan)
  11. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/ Kepala Desa dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan
  12. Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Wilayah Indonesia
  13. Tidak pernah putus studi/ drop out (DO) dari POLITEKNIK ILMU PEMASYARAKATAN dan POLITEKNIK IMIGRASI dan atau Akademi/Sekolah Kedinasan Pemerintah lainnya
  14. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya setelah dinyatakan diterima sebagai Calon Taruna/Taruni
  15. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/ pekerjaan dengan instansi/ perusahaan lain
  16. Bagi pelamar formasi pegawai/formasi pegawai Putra/Putri Papua/Papua Barat, selain harus memenuhi persyaratan diatas (angka 1 s.d. 13), juga harus memenuhi syarat :
  17. Mendapatkan persetujuan untuk mengikuti pendidikan ikatan dinas dengan pangkat/gol. ruang setinggi-tingginya Pengatur Muda Tk.I/ (II/b) dibuktikan dengan surat pengantar dari Pejabat Pimpinan Tinggi (Pimpinan Unit Eselon I atau Kepala Kantor Wilayah)
  18. Tidak dalam proses pemeriksaan atau sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, dibuktikan dengan surat keterangan bebas dari proses pemeriksaan atau bebas hukuman disiplin dari Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Wilayah masing-masing
  19. PPKP tahun 2018 dan PPKP tahun 2019 minimal bernilai baik dan seluruh komponen / unsur penilaian PPKP minimal baik serta telah membuat SKP tahun 2020 pada sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG).
 

Informasi Penerimaan Bintara Polri





https://www.youtube.com/watch?v=lnSycfL5_kQhttps://www.youtube.com/watch?v=ogffF_cEOkEhttps://www.youtube.com/watch?v=shukznlfaAY

Dua kali mencoba mendaftar polri, gugur. Pada akhirnya saya memutuskan untuk bimbel di Praja Edukasi agar persiapan saya lebih matang dalam bidang akademik. Dan hasilnya pun cukup memuaskan karena saya berhasil mendapatkan nilai tertinggi dalam bidang akademik pada saat seleksi penerimaan Bintara Polri T.A 2017.
I’m Proud to be a part of Praja Edukasi Indonesia.

Praja Edukasi adalah tempat bimbel yang pas buat saya karena pengajarnya mantap dan saat mengajari mudah untuk dimengerti dan dapat teman yang akrab, dengan bimbel di praja edukasi pasti dapat melewati tes dengan mudah karena disini dari psi, akademik, dan jasmani diajarkan dan dilatih dengan profesional.

Praja Edukasi Indonesia adalah tempat yang pas untuk bimbel persiapan tes Polri atau TNI. Tempatnya nyaman ditambah dengan tenaga pengajar yang friendly membuat kita nyaman dan fokus untuk belajar.





















https://www.youtube.com/watch?v=Q-6fmc0lXCshttps://www.youtube.com/watch?v=Qnrb_yYVx6I

Informasi Penerimaan Bintara TNI

Informasi Penerimaan Bintara TNI

Persyaratan Umum:

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945.
  4. Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan
  5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia.
  6. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
  7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan lain:

A. laki-laki dan atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;

B. berijazah serendah-rendahnya SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut :

  1. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2012, nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6,8;
  2. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2013 dan 2014, nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6;
  3. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2012 s.d. 2016 khusus Putra Asli Daerah Papua serta pulau terluar/perbatasan/pedalaman, lulus ujian nasional dan tidak dipersyaratkan nilai rata-rata minimal;
  4. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015, nilai ujian nasional minimal 55;
  5. 5. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016, nilai ujian nasional minimal 50; dan
  6. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017 ditentukan kemudian.
  7. memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku;
  8. belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan;
  9. bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun;
  10. bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  11. harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi :
  1. administrasi;
  2. kesehatan;
  3. jasmani;
  4. mental ideologi
  5. psikologi; dan
  6. akademik.

Untuk mengikuti Bimbel Tni, Silahkan Sentuh atau Klik gambar di bawah ini:

Bimbel Tni

Informasi Penerimaan STTD

Informasi Penerimaan STTD

STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat)

Sekolah Tinggi Transportasi Darat adalah perguruan tinggi kedinasan yang bernaung dibawah Kementerian Perhubungan. Cikal bakal Sekolah Tinggi Transportasi Darat bermula dari didirikannya Akademi Lalu Lintas (ALL) pada tanggal 8 September 1951 oleh Presiden Ir. H. Soekarno. Dengan alasan tertentu pada tahun 1964, ALL tidak dioperasikan atau tidak melakukan kegiatan. Dengan mempertimbangkan pertumbuhan lalu lintas, perkembangan teknologi transportasi jalan dan kompleksitas permasalahan lalu lintas jalan lahirlah gagasan untuk mengaktifkan kembali Akademi Lalu Lintas. Pada tanggal 5 Desember 1980, Akademi Lalu Lintas diaktifkan kembali dengan nama Balai Pendidikan dan Latihan Ahli Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (BPL-ALLAJR), namun masih disebut – sebut dengan nama Akademi Lalu Lintas.

BPL-ALLAJR hanya menyelenggarakan program Diploma III Ahli LLAJR. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan kualifikasi tenaga ahli yang lebih tinggi serta perkembangan sistem pendidikan yang ada maka pada tanggal 10 Maret 2000, dengan Kepres No.41 Tahun 2000 status BPL-ALLAJR ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Sekolah Tinggi ini menyelenggarakan 1 Program Diploma II, 3 Program Diploma III dan 1 Program Diploma 4

Tahapan tes yang akan dilalui oleh peserta STTD:

  1. Seleksi administrasi meliputi kelengkapan persyaratan administrasi
  2. Tes Kemampuan Dasar (TKD)
  3. Seleksi Tahap I: Tes Potensi Akademik (TPA)
  4. Seleksi Tahap II: Tes Psikotes
  5. Seleksi Tahap III: Tes Kesehatan
  6. Seleksi Tahap IV: Kesamaptaan dan Tes Wawancara

 

Lokasi Tes:

Tes dilaksanakan di SATKER/ UPTBP SDMP dan Dinas Perhubungan Provinsi. Selengkapnya dapat dilihat di portal panselnas.id

Website Resmi  : http://www.sttd.ac.id/

Ikuti Bimbel STTD, Sentuh atau Klik gambar di bawah ini:

Bimbel Sttd

 

Informasi Pendaftaran STIS

Hari pertama pendaftaran sekolah kedinasan dibuka senin 8 Juni 2020, dikutip dari akun twitter resmi @BKNgoid, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) menjadi Sekolah Kedinasan dengan jumlah pelamar terbanyak, yaitu sebanyak 85 pelamar mengungguli STIN yang ada di posisi kedua dengan jumlah pelamar sebanyak 40 pelamar. STIS menjadi salah satu Sekolah Kedinasan yang membuka pendaftaran mulai dari Senin 8 Juni 2020. Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/317/M.SM.01.00/2020 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Kebutuhan CPNS dari Siswa/Siswi Politeknik Statistika STIS Tahun Anggaran 2020, maka Politeknik Statistika STIS – Badan Pusat Statistik akan menerima kembali mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 yang berstatus ikatan dinas sebanyak 600 orang. Dari 600 kuota yang dibuka, dibagi menjadi 3 program studi, yaitu 150 mahasiswa untuk Program Studi Statistika Program Diploma III, 300 mahasiswa untuk Program Studi Statistika Program Diploma IV dan 150 mahasiswa untuk Program Studi Komputasi Statistik Program Diploma IV. Lulusan Program Diploma III akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan II/c dan akan ditugaskan di Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh wilayah Indonesia. Lulusan Program Diploma IV akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan III/a dan akan ditugaskan di Badan Pusat Statistik (BPS)/Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya di seluruh wilayah Indonesia. Selama masa pendidikan, mahasiswa dibebaskan dari biaya pendidikan (tanpa uang saku). Berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar jika ingin mendaftar Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) dilansir dari situs resmi mereka: Persyaratan Ikatan Dinas Untuk dapat mengikuti proses seleksi PMB Politeknik Statistika STIS, peserta memenuhi syarat-syarat berikut:
  1. Persyaratan Umum
  2. Sehat jasmani dan rohani (dapat atau layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), dan bebas narkoba;
  3. Tidak buta warna (baik total maupun parsial), untuk pengguna kaca mata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dapat diberikan toleransi di bawah ukuran 6 dioptri;
  4. Lulusan SMA/MA Peminatan MIPA/IPS (semua Program Studi), dan SMK/MAK Peminatan Teknik Komputer dan Indormatika (khusus untuk Proram Studi Komputasi Statistik Program Diploma IV);
  5. Nilai Matematika (Kelompok A/Umum) dan Bahasa Inggris minimal 80,00 (skala 1- 100) atau 3,20 (skala 1-4,00) pada Ijazah atau Surat Keterangan Lulus/Surat Keterangan Hasil Ujian Sementara (bagi yang belum memiliki ijazah);
  6. Umur minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per 1 September 2020;
  7. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS sampai dengan pengangkatan PNS;
  8. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
  9. Bersedia mematuhi peraturan Politeknik Statistika STIS;
  10. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS;
  11. Setelah lulus pendidikan di Politeknik Statistika STIS, bersedia ditempatkan di Badan Pusat Statistik (BPS)/Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya sesuai penempatannya di seluruh wilayah Indonesia sampai tingkat Kabupaten/Kota;
  12. Persyaratan Khusus untuk Program Diploma III
Domisili peserta adalah Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara (dibuktikan dengan Kartu Keluarga). Prosedur Pendaftaran Pendaftaran dilakukan oleh calon peserta secara online melalui internet dan dapat dilakukan dari mana pun, dengan cara sebagai berikut:
  1. Pendaftar mengakses portal SSCASN di alamat https://sscasn.bkn.go.id lalu membuat akun dengan menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).
  2. Pendaftar login kembali ke SSCASN dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.
  3. Pendaftar memilih Sekolah Kedinasan Politeknik Statistika STIS dan melengkapi biodata diri.
  4. Pendaftar menyelesaikan pendaftaran dengan mengecek Resume dan mencetak Bukti Pendaftaran.
  5. Pendaftar mengakses portal SPMB Politeknik Statistika STIS (https://spmb.stis.ac.id) dan login menggunakan NIK dan password sesuai dengan portal SSCASN.
  6. Setelah login, pendaftar akan mendapatkan Kode Pembayaran dan diminta untuk memverifikasi email.
  7. Pendaftar membayar biaya seleksi dengan menggunakan Kode Pembayaran tersebut melalui Bank BRI sebelum batas waktu pembayaran yang ditentukan.
  8. Setelah melakukan pembayaran, pendaftar kembali login ke portal SPMB Politeknik Statistika STIS untuk mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM).
  9. Pendaftar kemudian mengikuti petunjuk yang tercetak pada KTPUM tersebut.
  10. Waktu dan lokasi tes akan diumumkan melalui portal SPMB Politeknik Statistika STIS.
Sistem Seleksi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun akademik 2020/2021 ikatan dinas dilakukan dalam 3 (tiga) tahap sebagai berikut:
  1. Tahap I : Seleksi Kompetensi Dasar, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) berkoordinasi dengan Politeknik Statistika STIS.
  2. Tahap II : Tes Potensi Akademik (Matematika), menggunakan sistem Ujian Berbasis Komputer.
  3. Tahap III : Tes Kesehatan dan Kebugaran.
Pada setiap tahapan berlaku sistem gugur.

Informasi Pendaftaran IPDN

 

Pendaftaran untuk beberapa Perguruan Tinggi atau Sekolah Kedinasan untuk tahun ajaran 2020/2021 sudah mulai dibuka Senin 8 Juni 2020.

Salah satu sekolah kedinasan yang sudah mulai membuka pendaftaran mulai dari hari Senin 8 Juni 2020 adalah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang berada di dalam lingkungan Kementrian Dalam Negeri.

Sekolah Kedinasan khususnya IPDN, masih menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa dikarenakan Sekolah Kedinasan yang berada dibawah naungan Kementrian Dalam Negeri tersebut menawarkan ikatan dinas PNS bagi para lulusannya. Jadi ketika masuk IPDN, seseorang akan otomatis menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Akan tetapi, untuk menjadi praja IPDN, calon pendaftar harus melalui dan mengikuti tes serta memenuhi syarat tertentu.

Dikutip dari situs resmi IPDN https://spcp.ipdn.ac.id/2020/, berikut adalah informasi penerimaan Praja IPDN tahun 2020.

Persyaratan Pendaftaran                                          

  1. Persyaratan Umum
  2. Warga Negara Indonesia
  3. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2020; dan
  4. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm
  5. Persyaratan Administrasi
  6. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Umum (SMU) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C dengan ketentuan
  7. Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2017 s.d. 2020; dan
  8. Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat ditetapkan minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2017 s.d. 2020;
  9. KTP-el bagi peserta yang berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el;
  10. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau Kartu Keluarga (KK) dapat melampirkan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el yang ditandatangani oleh pejabat berwenang;
  11. Surat Keterangan lulus dari Kepala Sekolah atau pejabat yang berwenang, bagi siswa SMU/MA Tahun Ajaran 2019/2020;
  12. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota masing-masing dan mengetahui Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP);
  13. Alamat e-mail yang aktif; dan
  14. Pasfoto
  15. Persyaratan Khusus
  16. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
  17. Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama/adat;
  18. Tidak bertato atau bekas tato;
  19. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak;
  20. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan;
  21. Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat;
  22. Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
  23. Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan;
  24. Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia;
  25. Bersedia ditempatkan pada proses pembelajaran di seluruh kampus IPDN;
  26. Bersedia mentaati segala peraturan yang berlaku di IPDN; dan
  27. Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan/atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, menyebarkan paham radikalisme dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual (LGBT).
  28. Apabila pendaftar terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen persyaratan pendaftaran di atas maka pendaftar dinyatakan GUGUR; dan
  29. Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada Website SPCP IPDN

Alur Pendaftaran

  1. Masuk ke portal SSCASN dan membuat akun SSCN Sekolah Kedinasan tahun 2020.
  2. Setelah itu pendaftar harus Log in menggunakan NIK dan Password yang telah didaftarkan untuk mengunggah berkas berupa swafoto, melengkapi biodata, memilih sekolah kedinasan, melengkapi nilai dan upload dokumen persyaratan.
  3. Setelah semua berkas selesai diunggah, calon pendaftar bisa mencetak bukti pendaftaran dan menunggu pengumuman verifikasi berkas. Untuk pengumunan seleksi berkas, calon pendaftar bisa mengecek status kelulusan dengan cara Log in ke akun SSCN sekolah kedinasan tahun 2020.
  4. Calon pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi berkas, akan mendapatkan kode pembayaran.
  5. Kemudian calon pendaftar bisa mengunduh kartu ujian setelah melakukan pembayaran dan telah diverifikasi oleh system.
  6. Jika pembayaran sudah diverifikasi dan berhasil mengunduh kartu ujian, calon pendaftar bisa mengikuti tahapan ujian seleksi penerimaan Praja IPDN tahun 2020.
  7. Untuk pengumuman lulus seleksi bisa di cek di SSCN Sekolah Kedinasan tahun 2020.

Tahapan Seleksi Penerimaan

  1. Seleksi Kompetensi Dasar
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilakukan dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test) oleh BKN
  3. Tes Kesehatan Tahap I
  4. Tes Kesehatan daerah akan dilakukan oleh Kepolisian Daerah
  5. Pantukhir
  6. Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Pendaftaran
  7. Tes Kesehatan Tahap II

Informasi Pendaftaran AKMIL

INFORMASI PENDAFTARAN AKMIL

PERSYARATAN PENERIMAAN TARUNA AKMIL 

1.Warga Negara Indonesia.

2.Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3.Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945.

4.Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan

5.Sehat jasmani dan rohani.

6.Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

7.Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan Psikologi).

8.Pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri dan PNS TNI.

9.Berijazah SMA/MA program IPA/IPS atau yang setara, dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut :

-Lulusan Tahun 2013, Lulus Ujian Nasional dengan nilai rata-rata (gabungan nilai UN dan nilai ujian sekolah) minimal 7,25 dan tidak ada nilai di bawah 6 di dalam kolom nilai akhir;

-Lulusan tahun 2014, Lulus Ujian Akhir Nasional dengan nilai akhir rata-rata (gabungan nilai  UN dan nilai ujian sekolah) minimal 6,87;

-Lulusan tahun 2015, Lulus Ujian Akhir Nasional dengan nilai akhir rata-rata (gabungan nilai UN dan nilai ujian sekolah) minimal 6,25;

-Lulusan tahun 2016, Lulus Ujian Akhir Nasional dengan nilai rata-rata minimal 60,00 dan tidak ada nilai mata pelajaran di bawah 40,00 di dalam kolom nilai UN.

-Lulusan tahun 2017, Lulus Ujian Akhir Nasional dengan nilai rata-rata minimal 55,00 dan tidak ada nilai mata pelajaran di bawah 50,00 di dalam kolom nilai UN.

10.Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama.

11.Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 165 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

12.Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.

13.Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

14.Harus ada surat persetujuan dari orang tua/wali dan orang tua/wali selama proses penerimaan tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan dalam bentuk apapun.

15.Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud.

16.Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat.

17.Bagi yang sudah bekerja :

-Melampirkan surat persetujuan/ijin dari kepala dinas/jawatan/instansi ybs.

-Bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi Taruna Akmil.

18.Bersedia mentaati peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung. Apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan. Continue reading “Informasi Pendaftaran AKMIL”