Hasil Try Out Internal Pekanbaru

Program Belajar

Praja Class

Discount Rp 2.000.000
6950000
4
950000
Belajar sampai 30 April
  • Tes Potensi Akademik
  • Pengetahuan Umum, B.Indonesia, B.Inggris
  • SKD (TIU, TWK, TKP) untuk Kedinasan
  • Tes Psikologi
  • Tes Kecerdasan, Tes Kepribadian, Tes Kecermatan
  • Tes Kesamaptaan
  • Lari, renang, push up, sit up, pull up, shuttle run
Popular

Super Class

Promo Terbatas
4250000
3
250000
Belajar 40 x Pertemuan
  • Tes Potensi Akademik
  • Pengetahuan Umum, B.Indonesia, B.Inggris
  • SKD (TIU, TWK, TKP) untuk Kedinasan
  • Tes Psikologi
  • Tes Kecerdasan, Tes Kepribadian, Tes Kecermatan
promo

Intensive Setelah UN

Dimulai setelah Ujian Nasional
3250000
1
950000
maks 1 bulan
  • Tes Potensi Akademik
  • Pengetahuan Umum, B.Indonesia, B.Inggris
  • SKD (TIU, TWK, TKP) untuk Kedinasan
  • Tes Psikologi
  • Tes Kecerdasan, Tes Kepribadian, Tes Kecermatan
terbatas

Super Class

Untuk Booking Silahkan isi Formulir di bawah ini:

Lakukan pendaftaran ulang di kantor kami dalam waktu paling lambat satu minggu dari sekarang.

Bimbel CPNS 2019

Setelah sukses membuka kelas Bimbel CPNS 2018, Praja Edukasi akan kembali membuka kelas 2019. Kelas dibuka apabila jumlah pendaftar sudah memenuhi kuota minimal.

Cara Daftar

Pendaftaran dilakukan dengan cara mengisi formulir di kantor kami. Untuk melihat cabang terdekat, silahkan sentuh atau klik tombol di bawah ini;
Terbatas

Silahkan isi formulir di bawah ini;

Info PPPK 2019

Info penerimaan PPPK Kab. Agam

Kelas Intensive setelah UN

Kelas Intensive setelah UN dibuka terbatas. Mulai belajar setelah UN sampai penerimaan Tni/Polri. Lama belajar sekitar satu sampai satu setengah bulan.

Penerimaan hanya 6 kelas. Kuota biasanya cepat penuh karena program intensive ini paling diminati oleh peserta dari luar kota yang masih kelas 3 SMA/sederajat. Karena mereka masih sekolah dan tidak bisa bimbel berhubung jauh,  mereka memilih kelas yang dimulai setelah UN.

Untuk booking Program Intensive, peserta mengisi formulir di kantor Praja Edukasi terdekat dan hanya membayar uang pendaftaran Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah). Uang pendidikan dibayarkan sebelum belajar atau setelah UN.

Dapatkan biaya promo yakni Rp 1.950.000 (satu juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) untuk 2 kelas pertama.

Kelas selanjutnya membayar dengan biaya Normal Rp 3.250.000 (tiga juta dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Untuk Booking Silahkan isi Formulir di bawah ini:

Lakukan pendaftaran ulang di kantor kami dalam waktu paling lambat satu minggu dari sekarang.

Informasi Penerimaan Aim

PERSYARATAN TARUNA POLTEKIM (POLITEKHNIK IMIGRASI)

Persyaratan Pendaftaran POLTEKIM

  1. Warga Negara Republik Indonesia.
  2. Pria/Wanita.
  3. Pendidikan SLTA sederajat dengan Ijazah minimal rata-rata 7,0 (tujuh koma nol) dan nilai Bahasa Inggris sekurang-kurangnya 7,0 (tujuh koma nol) pada rapor semester akhir. Khusus untuk pelamar yang menyelesaikan pendidikan SLTA sederajat di Papua dan Papua Barat nilai Ijazah minimal rata-rata 6,0 (enam koma nol) dan nilai Bahasa Inggris 6,0 (enam koma nol) pada rapor semester akhir.
  4. Usia minimal 17 tahun dan maksimal 22 tahun (dibuktikan dengan akte Kelahiran/ surat keterangan lahir).
  5. Tinggi badan minimal laki-laki 165 cm, perempuan minimal 158 cm, berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli.
  6. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, tidak memakai kacamata dan softlens, tidak tuli, dan tidak buta warna dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter RS. Pemerintah.
  7. Bagi pria tidak bertato/ bekas tato dan tidak ditindik/ bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  8. Bagi wanita tidak bertato/ bekas tato dan tidak ditindik/ bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga.
  9. Bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, hepatitis dan paru-paru sehat dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter dan Keterangan Hasil Rontgen dari Unit Pelayanan Kesehatan Pemerintah (dibawa pada saat Tes Kesehatan).
  10. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/Kepala Desa dan sanggup tidak menikah selama pendidikan.
  11. Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Wilayah Indonesia dengan menandatangani surat perjanjian ikatan dinas selama 3 Tahun (POLTEKIM)
  12. Tidak pernah putus studi / drop out (DO) dari POLTEKIM dan atau Akademi kedinasan pemerintah lainnya;
  13. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya setelah dinyatakan diterima sebagai Siswa Ikatan Dinas.
  14. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/pekerjaan dengan instansi pemerintah / BUMN / perusahaan lain

Alur Pendaftaran Calon Taruna POLTEKIM

  1. Calon taruna melakukan pendaftaran secara online melalui catar.kemenkumham.go.id
  2. Kemudian mengirim Berkas lamaran melalui jasa pengiriman Pos atau jasa pengiriman sejenis cap pos Pasar Baru Jakarta. Berkas lamaran ditujukan kepada Panitia Seleksi Siswa Ikatan Dinas Kementerian Hukum dan HAM Tahun ini dengan alamat Po Box 9999 Jakarta 10000.
  3. Berkas lamaran dimasukkan ke map warna BIRU, di luar map diberi keterangan seperti berikut : Nama , Tempat dan Tanggal Lahir, Alamat Sekarang, Nomor Telepon, Alamat Email
  4. Berkas lamaran yang dikirimkan terdiri dari :
  • Surat lamaran ditujukan Kepada Menteri Hukum dan HAM RI di Jakarta.
  • Fotokopi Ijazah / STTB dan transkrip nilai terakhir yang telah dilegalisir.
  • Fotokopi Nilai Rapor Semester akhir yang telah dilegalisir.
  • Fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang telah dilegalisir.
  • Fotokopi akte kelahiran / surat keterangan lahir.
  • Surat keterangan berbadan sehat, tidak buta warna dan tidak tuli dari dokter RS. Pemerintah.
  • Surat keterangan belum pernah menikah dari Lurah/KepalaDesa sesuai domisili.
  • Pas photo berlatar belakang warna BIRU, berukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar (untuk kartu peserta ujian).
  • Tanda bukti cetak/print registrasi pendaftaran.
  • Surat pernyataan dari pelamar yang berisi tentang :
    • sanggup mentaati perjanjian ikatan dinas
    • sanggup mengganti seluruh biaya selama mengikuti pendidikan apabila mengundurkan diri
    • bersedia ditempatkan diseluruh Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan, sanggup tidak menikah selama pendidikan dan tidak terikat dengan instansi pemerintah lain / swasta bermaterai Rp. 6000,-.
    • Surat pernyataan dapat diunduh di laman catar.kemenkumham.go.id

5. Khusus bagi pelamar lulusan SLTA Tahun ini, persyaratan kedua dan ketiga pada no. 4 dapat digantikan dengan melampirkan fotokopi Surat Keterangan Lulus dari Kepala Sekolah masing-masing

Tahapan Seleksi

Seleksi dilakukan menggunakan sistem gugur melalui beberapa tahapan berikut ini :

  1. Seleksi Administrasi.
  2. Tes Kompetensi Dasar (TKD).
  3. Tes Kompetensi Bidang (TKB), terdiri dari :
  • Tes Kesamaptaan.
  • Ujian Tulis Psikotes dan Wawancara Psikotes.
  • Tes Kesehatan.
  • Tes Pengamatan Fisik dan Keterampilan (PFK).

Jadwal Pelaksanaan

  • Pendaftaran dibuka  bulan Mei

Lain-lain

  1. Pendaftaran dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apapun
  2. Lokasi proses pelaksanaan seleksi berada di Jakarta.
  3. Keputusan Panitia Seleksi tidak dapat diganggu gugat.
  4. Apabila dikemudian hari terdapat keterangan yang tidak sesuai, Panitia Seleksi dapat menggugurkan kelulusan calon Siswa Ikatan Dinas
  5. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di alamat http://catar.kemenkumham.go.id

Itulah informasi tentang Pendaftaran POLTEKIM dan AIM. Apabila ada perubahan atau perbedaan informasi, maka yang berlaku adalah yang ada di website resmi POLTEKIM dan AIM.

Informasi Penerimaan Bintara Polri

Bintara Polri (Polisi Tugas Umum dan Polwan) T.A. 2018

Persyaratan Umum :

  1. warga negara Indonesia
  2. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  4. pendidikan paling rendah SMU/sederajat
  5. usia minimal 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri)
  6. sehat jasmani dan rohani
  7. tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (dibuktikan dengan SKCK dari Polres setempat)
  8. berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela

Persyaratan Khusus :

  1. pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
  2. lulusan:
    1. SMA/sederajat:
      1. Bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata rapot ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) minimal 60,00;
      2. Bagi lulusan tahun 2018 melampirkan Nilai Ijazah (gabungan nilai rata-rata Rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) minimal 70,00;
    2. lulusan D-III dengan IPK minimal 2,75 dan Akreditasi Prodi minimal B
  3. bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2018) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan setelah lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
  4. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen;
  5. umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2018:
    1. lulusan SMA/sederajat umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 21 tahun;
    2. lulusan D-III umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 24 tahun;
  6. belum pernah menikah/hamil atau melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah menikah dan atau mempunyai anak kandung/biologis bagi Casis pria serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades;
  7. tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
  8. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  9. berdomisili minimal 2 tahun  pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus tidak berlaku ketentuan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
  10. bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
  11. bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS;
  12. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan:
    1. mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan;
    2. bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri;
  13. pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penuduk (KTP)/Kartu Keluarga (KK)
  14. membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang di tandatangani oleh calon peserta, orang tua dan wali

Persyaratan Lainnya :

  1. Berijazah:
    1. lulusan SMA/MA jurusan IPA/IPS/Bahasa (bukan lulusan Paket A dan B) atau SMK sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan)
    2. lulusan D-III keperawatan dengan IPK minimal 2,75 dan Akreditasi Prodi minimal B kecuali yang berasal dari Polda Gorontalo, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat dengan akreditasi minimal C dengan IPK minimal 2,80;
  2. tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
    1. Pria : 165 cm;
    2. Wanita : 160 cm;
  3. tinggi badan khusus Etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat):
    1. Daerah Pesisir :
      1. Pria : 163 cm;
      2. Wanita : 158 cm;
    2. Daerah Pegunungan:
      1. Pria : 160 cm;
      2. Wanita : 155 cm;
  4. pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili;

Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :

  1.  sistem gugur:
    1. pemeriksaan administrasi awal dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
    2. pemeriksaan dan pengujian psikologi tahap I dengan penilaian secara kuantitatif;
    3. pemeriksaan kesehatan tahap I dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
    4. pengujian kesamaptaan jasmani dengan penilaian secara kuantitatif;
    5. pemeriksaan antropometri dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
    6. pemeriksaan kesehatan tahap II (termasuk Keswa) dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
    7. pemeriksaan psikologi tahap II (wawancara) dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
    8. pendalaman PMK dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
    9. pemeriksaan administrasi akhir dengan penilaian secara kualitatif (MS/TMS);
  2. sistem rangking;
    • pengujian akademik penilaian secara kuantitatif dengan materi sebagai berikut:
      • pengetahuan umum;
      • Bahasa Indonesia;
      • Bahasa Inggris;
  3. sidang terbuka penetapan kelulusan sementara dan kelulusan akhir;

Untuk Pendaftaran klik Link ini: http://www.penerimaan.polri.go.id/

Lihat Program Bimbel Persiapan Tes Polisi di Praja Edukasi klik disini

 

Informasi Penerimaan Bintara TNI

Persyaratan Umum:

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945.
  4. Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan
  5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia.
  6. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.
  7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan lain:

A. laki-laki dan atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;

B. berijazah serendah-rendahnya SMA/MA/SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuhan, dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut :

  1. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2012, nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6,8;
  2. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2013 dan 2014, nilai akhir rata-rata (gabungan nilai ujian nasional dan nilai ujian sekolah) minimal 6;
  3. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2012 s.d. 2016 khusus Putra Asli Daerah Papua serta pulau terluar/perbatasan/pedalaman, lulus ujian nasional dan tidak dipersyaratkan nilai rata-rata minimal;
  4. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2015, nilai ujian nasional minimal 55;
  5. 5. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2016, nilai ujian nasional minimal 50; dan
  6. lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017 ditentukan kemudian.
  7. memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm untuk laki-laki dan 157 cm untuk perempuan serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku;
  8. belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan;
  9. bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun;
  10. bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  11. harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi :
  1. administrasi;
  2. kesehatan;
  3. jasmani;
  4. mental ideologi
  5. psikologi; dan
  6. akademik.

Informasi Penerimaan STTD

STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat)

Sekolah Tinggi Transportasi Darat adalah perguruan tinggi kedinasan yang bernaung dibawah Kementerian Perhubungan. Cikal bakal Sekolah Tinggi Transportasi Darat bermula dari didirikannya Akademi Lalu Lintas (ALL) pada tanggal 8 September 1951 oleh Presiden Ir. H. Soekarno. Dengan alasan tertentu pada tahun 1964, ALL tidak dioperasikan atau tidak melakukan kegiatan. Dengan mempertimbangkan pertumbuhan lalu lintas, perkembangan teknologi transportasi jalan dan kompleksitas permasalahan lalu lintas jalan lahirlah gagasan untuk mengaktifkan kembali Akademi Lalu Lintas. Pada tanggal 5 Desember 1980, Akademi Lalu Lintas diaktifkan kembali dengan nama Balai Pendidikan dan Latihan Ahli Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (BPL-ALLAJR), namun masih disebut – sebut dengan nama Akademi Lalu Lintas.

BPL-ALLAJR hanya menyelenggarakan program Diploma III Ahli LLAJR. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan kualifikasi tenaga ahli yang lebih tinggi serta perkembangan sistem pendidikan yang ada maka pada tanggal 10 Maret 2000, dengan Kepres No.41 Tahun 2000 status BPL-ALLAJR ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Sekolah Tinggi ini menyelenggarakan 1 Program Diploma II, 3 Program Diploma III dan 1 Program Diploma 4

Tahapan tes yang akan dilalui oleh peserta STTD:

  1. Seleksi administrasi meliputi kelengkapan persyaratan administrasi
  2. Tes Kemampuan Dasar (TKD)
  3. Seleksi Tahap I: Tes Potensi Akademik (TPA)
  4. Seleksi Tahap II: Tes Psikotes
  5. Seleksi Tahap III: Tes Kesehatan
  6. Seleksi Tahap IV: Kesamaptaan dan Tes Wawancara

 

Lokasi Tes:

Tes dilaksanakan di SATKER/ UPTBP SDMP dan Dinas Perhubungan Provinsi. Selengkapnya          dapat dilihat di portal panselnas.id

Website Resmi  : http://www.sttd.ac.id/