Menjadi anggota Polisi,  TNI ataupun lulus di Sekolah Kedinasan bukanlah sebuah tujuan. Sekolah ataupun kuliah juga bukan merupakan tujuan melainkan sebuah perjalanan. Begitu pula hidup ini, bukan merupakan tujuan melainkan Sebuah Perjalanan.

Apabila menjadi anggota  Polisi, TNI ataupun lulus di Sekolah Kedinasan merupakan sebuah tujuan, maka semuanya seolah belum dimulai sebelum semuanya tercapai dan akan segera berakhir setelah semuanya tercapai.

Sebagai contoh; ketika kita ingin membahagiakan orang tua,  seolah kita belum bisa membahagiakan orang tua sebelum menjadi anggota Polisi, TNI ataupun lulus di Sekolah Kedinasan atau merasa kalau kita sudah selesai membahagiakan orang tua setelah menjadi anggota  Polisi, TNI ataupun lulus di Sekolah Kedinasan.

Ketika kita ingin mengabdi pada bangsa, seolah kita belum bisa mengabdi kalau belum jadi  anggota  Polisi, TNI ataupun lulus di Sekolah Kedinasan atau merasa pengabdian kita cukup dengan hanya menjadi anggota  Polisi, TNI ataupun lulus di Sekolah Kedinasan.

Padahal siapapun kita dan kapanpun waktunya, sudah menjadi kewajiban kita untuk membahagiakan orang tua atau mengabdi pada bangsa sesuai dengan porsi kesanggupan, cara dan kondisi kita masing-masing.

Artinya kita harus menikmati dan mencintai prosesnya dengan tetap konsisten melakukan upaya terbaik, baik sebelum ataupun sesudah tercapainya cita-cita.

Hal ini bertujuan agar kita terhindar dari penyakit panjang angan-angan yang disebabkan oleh karena terlalu jauh berangan-angan sehingga kita lupa melakukan upaya terbaik hari ini sehingga tingginya angan-angan tidak diimbangi dengan besarnya upaya.

Selanjutnya kita akan membahas “Sisi Fokus” yang menjelaskan tentang kenapa banyak orang gagal dalam mencapai impian/cita-cita.

klik untuk melanjutkan ke “Sisi Fokus”